Cerita Bergambar Kancil dan Buaya

Halo semuanya, pada kesempatan ini saya ingin berbagi cerita dongeng kancil dan buaya yang juga dilengkapi dengan gambar agar kalian semua lebih senang dalam membacanya.

Yuk langsung saja kita baca bersama.

Cerita Bergambar Kancil dan Buaya

Di suatu tempat yang teramat dalam di hutan ada seekor kancil yang sedang berlarian karena diburu oleh harimau.

Sebelum kita lanjut, ada informasi tambahan sedikit tentang kancil, di negara kita ini sudah ada cerita dongeng tentang sikancil anak nakal yang suka mencuri ketimun. Tapi, pada kenyataannya kancil bukanlah hewan pemakan ketimun, dia lebih suka memakan kangkung, kacang panjang, wortel, bengkuang, dan salada.

Kita lanjut ke cerita kancil dan buaya, harimau yang tengah lapar itu terus mengejar kancil yang kalau ketangkap akan dijadikan sebagai santapan makan siang.

Saat harimau sedang mengejar kancil, rupanya harimau kehilangan jejak si kancil yang menyelinap ke dalam semak-semak.

Saat sedang mengumpat tiba-tiba terdengar suara, hei kancil sedang apa kau di sana.

Kancil yang mendengar suara itu merasa ketakutan dan ragu untuk melihat ke arah suara tersebut. Pas dia lihat ternyata itu adalah suara si kerbau.

Cerita Bergambar Kancil dan Buaya

Wahhh si kerbau, kau mengejutkan aku saja. Kata kancil sambil menarik nafas lega.

Kamu kenapa cil, kok bersembunyi dan ketakutan seperti itu, tanya kerbau.

Iya, aku sedang diburu dan dikejar oleh harimau, makanya aku bersembunyi.

Owh iya, apakah kau ada ide agar aku tidak lagi menjadi buruan sang harimau? "Tanya kancil kepada kerbau".

Sebentar aku fikirkan dahulu, katanya.

Owh iya cil, kamu bisa aman jika kau berada di hutan yang berada di seberang sungai itu. Tapi, untuk melewati sungai itu kamu harus berhadapan dulu dengan para buaya. "Kata Kerbau".

Kancil yang cerdik itu seketika mendapatkan ide untuk menyebrangi sungai yang banyak buayanya itu.

Kerbau kau nanti bantu aku ya, kau hanya perlu melambaikan tanganmu ke arah buaya ketika aku sudah mengodekan ke kamu, agar kita bisa menyebrang bersama, Kata kancil kepada kerbau.

Okelah cil, aku siap lakukan yang kau perintahkan.

Kancil segera mendekati sungai dan para buaya langsung menghampiri kancil.

Tenang dulu para buaya, aku di sini bukanlah santapan yang lezat, tapi aku ingin mengabarkan kepada kalian bahwa ada persembahan dari raja hutan yaitu hadiah kerbau untuk dijadikan santapan para buaya.

Kalau tidak percaya, lihatlah kerbau di sana. Seperti yang dikatakan kancil sebelumnya, kerbau pun melambaikan tangan ke arah buaya dan kancil sambil tersenyum.

Itulah bukti bahwa kerbau siap menjadi santapan kalian para buaya, kata kancil dengan liciknya.

Tapi, salah satu buaya ada yang tidak yakin dengan ucapan si kancil dan bertanya, bagaimana mungkin kau bisa tahu kalau kerbau itu adalah persembahan harimau untuk kami?

Wah, kalian para buaya pemalas tidak tahu kabar terkini dari hutan ini ya? Sekarang ini aku dijadikan sebagai penasehat raja hutan ini oleh harimau.

Kalau begitu aku ingin tahu berapa jumlah kalian di sini, karena aku akan melaporkan kepada raja hutan untuk memutuskan berapa banyak kerbau yang akan dikirim ke sungai ini.

Tapi buaya malah kebingungan, karena mereka tidak ada yang bisa menghitung.

Kalian tidak bingung begitu, aku akan bantu kalian untuk menghitung jumlah buaya yang ada di sungai ini. Tapi, kalian harus berbaris dari tepi sungai ini sampai tepi sungai sana, dan aku akan menaik di atas badan kalian sambil menghitung jumlah kalian.

Para buaya langsung berbaris seperti yang dikatakan oleh kancil, kancil pun segera menaiki badan buaya sambil berhitung dan melompat dari buaya yang satu ke yang lainnya hingga dia sampai di tepi sungai sana.

Cerita Bergambar Kancil dan Buaya

Nah, ternyata jumlah kalian ada 15 ekor buaya. Sekarang kalian bisa menunggu di tepi sungai sampai harimau datang ke sini.

Di sisi lain kerbau merasa curiga dengan si kancil dan keadaan yang menakutkan karena kerbau datang menghampiri dia dan bertanya, di mana si kancil?

Kancil sudah pergi menyebrangi sungai itu, kata kerbau sambil gemetar ketakuan.

Berani sekali itu kancil mempermainkan saya si raja hutan, kalau begitu aku akan memakan kau saja kerbau karena aku sudah sangat lapar.

Akhirnya kancil pun bebas dari buruan harimau dan berhasil mengelabui para buaya. Sedangkan kerbau kena apesnya menjadi santapan sang harimau.

Itulah dongeng sikancil dan buaya, semoga kalian terhibur.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel