Dongeng Si Pusi dan Si Belang Lengkap Dengan Gambar

Halo semuanya, pada kesempatan yang berbahagia ini saya mau berbagi cerita dongeng Si Pusi dan Si Belang yang dilengkapi dengan gambar agar lebih seru saat kalian membacanya.

Biar tidak kelamaan basa-basinya, yuk langsung saja kita baca bersama dongengnya.

Dongeng Si Pusi dan Si Belang


Pusi adalah seekor anak kucing yang lucu dan juga baik hati. Setiap hari ia selalu membantu pekerjaan ibunya di rumah.

Dongeng Si Pusi dan Si Belang Lengkap Dengan Gambar

Keluarga mereka terbilang sangat bahagia, tidak kekurangan makanan dan punya tempat tinggal yang mewah.

Suatu ketika, ibunya hamil dan pusi sangat bahagia sebentar lagi ia bakalan punya seorang adik.

Setelah ibunya melahirkan adiknya, Pusi sangat senang karena dia sudah menjadi seorang kakak.

Tapi beberapa bulan berlalu setelah adiknya lahir, sifat dan tingkah laku Pusi menjadi berubah. Ia menjadi seorang anak yang tidak mau diatur oleh orang tuanya.

Bahkan ia merasa sangat sebal bila diminta tolong membantu ibunya menjaga adiknya yang masih bayi itu.

Dongeng Si Pusi dan Si Belang Lengkap Dengan Gambar

Bahkan untuk makan saja, pusi hanya ingin makan bila disuapin oleh ibunya. Tapi, ibunya tidak mau nyuapin pusi lantaran adiknya yang masih bayi itu menangis.

Pusi di situ merasa sangat kesal dan tidak mau makan ikan lele yang sudah digorengkan oleh ibunya itu. Ia marah kepada ibunya dan berkata, "aku hanya mau makan bila disuapin oleh ibu."

Ibunya menjawab dengan sangat lembut kepada pusi, "pusi anak ibu tersayang, adikmu kan lagi nangis, jadi kamu makan sendiri aja ya nak."

Mendengar ibunya berkata seperti itu, pusi justru malah semakin marah, lalu pergi ke kamarnya dan menangis.

Sebenarnya Pusi berubah menjadi seperti itu karena ia merasa ibunya hanya sayang kepada adiknya dan tidak peduli terhadap dirinya.

Ketika sedang menangis di dalam kamar, Pusi mendengar suara keletak keletok dari balik jendela kamarnya. Ia yang merasa penasaran mendengar suara tersebut, segera melihatnya dari jendela kamarnya.

Dongeng Si Pusi dan Si Belang Lengkap Dengan Gambar

Ternyata, ada seekor kucing yang sedang mengacak-acak tempat sampah.

Melihat ada anak kucing yang seumuran dengan dirinya sedang mengacak-acak tempat sampah, pusi segera menghampiri kucing tersebut dan bertanya, "kamu siapa dan sedang apa di tempat sampah rumahku?"

Halo namaku Belang, aku di sini sedang mencari sisa makanan. "Sahut si Belang yang sambil mengacak-acak tempat sampah."

Pusi yang merasa bingung mendengar ucapan si belang lanjut bertanya, "kamu kok makan dari tempat sampah sih, memangnya ibumu tidak masak untukmu,"

Lalu si Belang menjawab, "iya, duri ikan lele sisa makananmu sangat lezat sekali, aku hidup seorang diri dan tidak punya orang tua, maka dari itu aku mencari makanan sendiri seperti ini."

Aku sering memperhatikan keluargamu, kamu terlihat sangat bahagia, kamu bisa makan makanan yang lezat masakan ibumu, dan aku juga melihat kamu punya seorang adik yang lucu, aku ingin sekali punya adik dan keluarga yang harmonis seperti keluargamu. Kata si Belang yang curcol (curhat colongan) ke Pusi.

Pusi yang mendengar cerita si Belang langsung merasa tersentuh hatinya. di dalam hatinya pusi berkata, "Aku harus bersyukur punya keluarga yang lengkap dan tidak boleh manja seperti ini."

Pusi yang tadinya sedang kesal dengan ibunya, langsung berubah menjadi anak yang baik seperti biasanya. Bahkan ia juga tak lupa mengajak si Belang untuk makan bersama di rumahnya.

Ibu, aku mau makan ikan lele masakan ibu, tapi aku minta dua ya, satu lagi untuk temanku si Belang. Tanya pusi ke ibunya.

Ibunya menjawab, "iya nak, silakan ajak temanmu itu makan ikan lele bersama."

Dongeng Si Pusi dan Si Belang Lengkap Dengan Gambar

Akhirnya si Pusi dan si Belang makan ikan lele bersama. Setelah selesai makan, Pusi langsung memeluk ibunya dan meminta maaf kepada ibunya.

"Ibu Maafkan aku ya, aku sudah jadi anak yang nakal dan mulai sekarang aku akan selalu membantu ibu dan menjaga adikku. Aku sayang ibu."

Ibunya pusi menjawab, "ibu juga sayang sama Pusi."

Setelah kejadian itu, Pusi menjadi anak baik yang selalu menjaga dan menyayangi adiknya.

Sementara itu si Belang tetap menjadi kucing yang mandiri yang selalu mencari makan di tempat sampah. Meski sudah berkali-kali diajak untuk tinggal bersama pusi, si belang lebih memilih untuk hidup mandiri.

Selesai.

Dari Cerita dongeng Si Pusi dan Si Belang ini kita bisa mengambil pelajaran, bahwa kita harus selalu bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki saat ini, karena diluar sana masih banyak orang lain yang belum tentu bernasib sebaik seperti kita.

Terima kasih sudah membaca di situs cerita bergambar, semoga kalian terhibur setelah membaca dongeng si Pusi dan Si Belang di sini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel