Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Halo semuanya, sebelum kalian tidur alangkah lebih baik bila membaca dongeng, melalui halaman ini saya akan memberikan dongeng kelinci dan kura kura bergambar untuk menemani kalian sebelum tidur. Yuk, langsung saja kita baca ceritanya.


Baca Dongeng Kelinci dan Kura-Kura


Di sebuah hutan terdengar suara kelinci yang bersorak menyombongkan diri di hadapan hewan-hewan lain. Dia berteriak, "Aku hewan pelari tercepat di hutan ini, tak ada yang bisa mengalahkanku".

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Begitulah suasana hutan saat ini, semua hewan merasa sebal dengan kesombongan kelinci yang terus menyebut dirinya hewan paling cepat.

Hewan-hewan lain di hutan itu memang sudah berlomba lari dengan kelinci dan pemenangnya adalah si kelinci. Akan tetapi sifat sombongnya itu membuat kelinci tidak disenangi oleh hewan-hewan yang ada di hutan itu.

Karena kesombongan kelinci, kabar tersebut sampai ke telinga sang kura-kura yang letaknya lumayan jauh dari tempat tinggal kelinci. Sang kura-kura pun merasa sebal dengan sifatnya si kelinci yang seperti itu dan ingin menantang kelinci untuk balap lari.

Sementara itu, kita semua tahu kalau kura-kura berjalan sangat lambat, untuk sampai ke lokasi tempat tinggal kelinci saja ia membutuhkan waktu yang cukup lama.

Setelah beberapa jam berjalan, akhirnya kura-kura sampai di tempat tinggal kelinci.

Sesampainya di sana, kura-kura langsung menantang kelinci untuk balap lari.

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Hei tuan kelinci aku mau menantangmu balap lari, aku sudah muak melihat tingkah lakumu yang seperti itu. "Kata kura-kura kepada kelinci".

Kelinci yang mendengar tantangan itu justru malah tertawa terbahak-bahak sambil berkata, "untuk menuju rumahku saja kau butuh waktu yang lama, berani sekali kau menantangku balap lari."

Akan tetapi kura-kura justru semakin menantang kelinci dengan nada yang cukup keras.

Mendengar tantangan balap lari yang seperti itu, akhir kelinci pun mau berlomba dengan kura-kura.

Oke, besok pagi kita akan lomba balap lari, "jawab kelinci sambil melanjutkan tertawanya".

Kabar lomba balap lari antara kelinci dengan kura-kura ini pun segera menyebar ke hewan-hewan yang ada di hutan itu. Dan semua hewan bersiap untuk mendukung kura-kura.

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Keesokan harinya di lapangan lokasi balap lari para binatang sudah berkumpul dan kura-kura sudah bersiap-siap di garis Start. Akan tetapi di sana masih belum terlihat kelinci, padahal lomba akan segera dimulai.

Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya kelinci datang dengan kecepatan lari yang luar biasa, sambil mengunyah wortel yang dibawanya.

Dengan sifat sombongnya tersebut, kelinci tidak meminta maaf karena datang terlambat, malah semakin menyombongkan dirinya ingin berlomba sambil mengunyah wortel. Dia berkata, "aku bangun kesiangan dan belum sempat sarapan, aku akan berlari sambil makan saja ya".

Para penonton pun semakin geram dengan sifatnya kelinci, dan terus memberikan semangat kepada kura-kura.

Lomba pun segera dimulai, sang tikus mondok pun mengibarkan bendera pertanda lomba akan segera dimulai. Dalam hitungan ketiga, para peserta dipersilakan untuk berlari. Tikus mondok pun berhitung satu, dua, tiga.

Kelinci dengan cepatnya segera berlari meninggalkan kura-kura yang masih berada tidak jauh dari garis start. Sementara itu, kelinci sudah sangat jauh dan tidak lagi terlihat dari pandangan mata para hewan yang menyaksikan lomba balap lari itu.

Meski tertinggal jauh, kura-kura tetap optimis untuk bisa sampai ke garis finish.

Kelinci yang sedang asyik berlari tiba-tiba terhenti karena rasa laparnya. Ia pun menepi ke sebuah pohon untuk melanjutkan makan wortel sampai kekenyangan.

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Sambil melihat ke arah belakang, ternyata ada kura-kura yang mulai mendekatinya, kelinci pun melanjutkan larinya hingga tidak jauh dari garis finish.

Setelah makan dan lanjut berlari, tiba-tiba kelinci merasakan kantuk yang luar biasa. Ia pun memutuskan untuk tidur sejenak, karena ia berfikir, kura-kura akan butuh waktu lama hingga sampai di garis finish.

Kelinci yang awalnya hanya ingin tidur sejenak justru tertidur lelap, hingga kura-kura pun mendekati kelinci dan melihat kelinci sedang tertidur.

Kura-kura terus berlari menuju garis akhir, meski ia berlari sangat lambat dan sudah merasa lelah. Akhirnya ia akan mencapai garis finish yang hanya tinggal dua langkah saja.

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Tiba-tiba kelinci terbangun dan terkejut melihat kura-kura akan sampai di garis akhir lebih dulu, ia pun berlari dengan sangat cepat. Akan tetapi kura-kura yang sudah sampai di garis akhir dan kelinci dinyatakan kalah.

Meski butuh perjuangan yang sangat berat, kura-kura berhasil memenangkan pertandingan balap lari. Kelinci pun yang tadinya sangat sombong kini menangis karena dikalahkan oleh kura-kura yang berjalan pun sangat lambat.

Semua penonton bersorak bergembira, akhirnya ada yang bisa mengalahkan kecepatan lari si kelinci di hutan itu.

Dongeng Kelinci dan Kura Kura

Kura-kura yang berhasil memenangkan lomba itu, menghampiri sang kelinci yang sedang menangisi kekalahannya.

Wahai tuan kelinci, aku mohon kepadamu untuk tidak lagi menyombongkan dirimu di hadapan teman-temanku yang ada di hutan ini, karena aku sudah berhasil mengalahkanmu, "ucap kura-kura kepada kelinci."

Maafkan aku ya, sudah sombong kepada semua hewan di hutan ini, dan mulai sekarang aku tidak akan sombong lagi. Kata kelinci kepada kura-kura.

Kura-kura pun berpesan kepada kelinci, kesombongan merupakan kelemahanmu, aku bisa menang bukan karena aku cepat, tapi aku lebih bijak dalam melakukan sesuatu dengan serius.

Selesai.

Isi Pesan Dongeng Kelinci dan Kura Kura


Dari dongeng ini kita bisa mengambil pelajaran tentang sifat sombong yang dimiliki oleh kelinci dan sikap bijaksana kura kura dalam menyikapi sifat sombong kelinci.

Pesan moralnya: Jangan pernah sombong dengan apa yang kita miliki, sebab kesombongan adalah sumber kelemahanmu.

Informasi Dongeng Kelinci dan Kura-Kura:


Dongeng ini sudah mengalami beberapa perubahan cerita dan gambar yang terdapat di dalamnya, sudah banyak sumber yang menulis ulang dongeng ini. Untuk keaslian awal cerita dongeng ini diyakini merupakan karya Aesop.

Aesop adalah penulis cerita pendek yang terkenal dengan fabelnya, dari setiap ceritanya terdapat pesan moral dan selalu menggunakan tokoh binatang yang bisa berbicara seperti manusia.

Terima kasih sudah mau berkunjung dan membaca berbagai cerita bergambar di sini, semoga kalian terhibur.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel